Merawat akar budaya, menumbuhkan harapan, dan membangun jembatan antara tradisi dan masa depan bagi komunitas Indonesia.
"Budaya adalah jiwa yang menghidupkan sebuah bangsa."
— Pendiri YayasanYayasan The Tebings lahir dari keyakinan bahwa kekayaan budaya Indonesia adalah fondasi terkuat untuk membangun masyarakat yang berdaya dan bermartabat.
Kami bekerja di persimpangan antara pelestarian budaya dan pemberdayaan komunitas — menghubungkan kearifan lokal dengan peluang kontemporer, merangkul generasi muda untuk mencintai akar identitas mereka.
Dari lembah hingga pegunungan, dari pantai hingga tebing — kami hadir bersama komunitas yang paling membutuhkan.
"Menjadi katalisator pelestarian budaya dan pemberdayaan komunitas yang berkelanjutan, sehingga setiap generasi Indonesia dapat mewarisi kekayaan leluhurnya dengan bangga dan penuh harapan."
Mendokumentasikan, merawat, dan menghidupkan kembali warisan budaya lokal agar tidak terkikis zaman.
Mengembangkan kapasitas komunitas melalui pendidikan, pelatihan, dan program ekonomi berbasis kearifan lokal.
Membangun ekosistem kemitraan antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil untuk dampak yang lebih luas.
Program pendidikan non-formal yang mengenalkan seni tradisi, bahasa daerah, dan nilai adat kepada generasi muda.
Pendampingan desa dalam mengembangkan potensi ekonomi berbasis keunggulan budaya lokal.
Mendokumentasikan tradisi lisan, ritual adat, dan karya seni untuk generasi mendatang.
Ruang dialog dan kolaborasi bagi pemangku adat dari berbagai penjuru Indonesia.
Program residensi bagi seniman dan pengrajin lokal untuk memperkuat identitas budaya.
Bersama mitra terpercaya dari berbagai sektor, kami memperluas dampak dan menjangkau komunitas yang lebih luas.
Puncak perayaan tahunan dihadiri oleh komunitas dari 17 provinsi di seluruh Indonesia.
Pelatihan 6 bulan melahirkan generasi pengrajin batik dan tenun muda yang berdaya saing.
Kolaborasi internasional membuka peluang dokumentasi tradisi lisan Nusantara.
Yayasan The Tebings didirikan dengan visi melestarikan budaya lokal dan memberdayakan komunitas akar rumput di Indonesia.
Sekolah Budaya Nusantara pertama dibuka di tiga desa di Flores, menjangkau lebih dari 200 peserta didik.
Dengan dukungan mitra strategis, yayasan berhasil memperluas jangkauan ke 10 provinsi dengan 25 program aktif.
Yayasan The Tebings menerima penghargaan dari UNESCO atas kontribusi pelestarian warisan budaya tak benda.
Meluncurkan Arsip Warisan Digital — platform daring pertama untuk mendokumentasikan tradisi adat seluruh Nusantara.
Ada pertanyaan, ide kolaborasi, atau ingin berkontribusi untuk pelestarian budaya Indonesia? Kami dengan senang hati mendengar dari Anda.